Thursday, October 18, 2018
Home > Berita Hot > Oknum Polisi Menampar Seorang Wanita di Depan Anak Kecil, Videonya Viral

Oknum Polisi Menampar Seorang Wanita di Depan Anak Kecil, Videonya Viral

Oknum Polisi

Tidak sepantasnya laki-laki memukul seorang wanita terlebih jika mereka bekerja demi keamanan publik. Oknum polisi seharusnya melindungi warga yang lemah di bawah lindungan hukum dan bukan justru melakukan tindakan kasar kepada mereka tidak peduli apapun yang dilakukan oleh warga umum itu. Namun baru-bari ini, beredar luas video kekerasan yang berisi seorang polisi yang menampar seorang wanita di depan anaknya sendiri.

Oknum Polisi Melakukan Kekerasan Terhadap Seorang Wanita
Tidak diketahui bagaimana kejadian awalnya, namun adegan dalam video yang beredar luas di media sosial itu menunjukkan oknum polisi yang tiba-tiba muncul dengan mengenakan seragamnya dan langsung menampar seorang wanita yang mengenakan pakaian berwarna merah muda dan kuning. Namun buruknya adalah, hal tersebut dilakukan di depan seorang anak kecil yang kemungkinan adalah anak sang wanita ini. Setelah adegan penamparan itu berakhir, anak kecil tersebut sontak langsung menangis melihat sang ibu yang ditampar begitu kerasnya oleh polisi.

@ndorobeii kemudian langsung memosting video tersebut di beberapa akun intsagram dan telah direpost atau diperbanyak oleh berbagai macam akun di media yang sama. Setelah melihat video tersebut, banyak sekali tanggapan dan kometar negatif dan pedas yang ditujukan untuk polisi yang melakukan kekerasan itu. Mereka memiliki pendapat yang rata-rata sama yaitu tidak peduli apapun kesalahan yang dilakukan oleh wanita itu, tidak seharusnya pihak berwajib ini menggunakan kekerasan untuk menyelesaikan masalah. Banyak sekali postingan yang menyayangkan kejadian ini.

Contohnya saja seperti akun @pawonsiemak yang mengatakan bahwa salah sedikit langsung digampar sehingga ini adalah bentuk kekerasan. Kemudian akun milik @joedroid juga mengatakan bahwa polisi itu sangat kasar dan dia menyarankan untuk meninju tembok saja untuk memastikan apakah temboknya pun akan roboh setelah ditinju. Selanjutnya, akun yang lain mengatakan bahwa apapun alasan yang diberikan, tidak sama sekali dibenarkan bahwa seorang polisi harus melakukan kekerasan pada masyarakat yang seharusnya melindungi masyarakat dari kejahatan dan sebagainya.

Oknum Polisi yang Melakukan Kekerasan Langsung Ditanggapi Oleh Polres Karanganyar
Bahkan sebagian akun juga menjelaskan bahwa slogan Polri adalah mengayomi sekaligus melindungi masyarakatnya. Banyak pula akun yang sangat menyayangkan bahwa polisi tega melakukan hal itu apda wanita. Sebagian juga mendukung untuk pencopotan jabatan yang dimiliki oleh polisi yang tidak benar itu. Seiring dengan viralnya video yang beredar ini, akhirnya Polres Karanganyar pun juga menanggapinya langsung melalui akun Instragram resmi dimana mereka akan menghukum pelaku dengan sanksi yang berat sekaligus pihak kepolisian Karanganyar pun juga meminta maaf mengenai kejadian yang sangat tidak terpuji ini.

Di dalam pernyataan resminya. Kombes Pol Agus Triatmaja S.H, S.I.K yang berasal dari Kabidhumas Polda Jateng pun membenarkan bahwa kejadian itu berlangsung di Blora, Jawa Tengah. Mereka mengaku sedang memeriksa polisi terkait yang melakukan tindakan kekerasan ini dan mereka juga mengatakan bahwa hal ini tidak dibenarkan sama sekali bahwa seorang polisi memukul wanita. Mereka berjanji akan menurunkan sanksi yang sangat tegas dan meminta maaf pada semua masyarakat. Postingan yang disampaikan oleh Polres ini pun juga diserbu oleh berbagai komentar.

Banyak yang mengatakan bahwa ini merupakan hal yang memalukan. Banyak yang mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh oknum polisi ini dapat membuat citra polisi menjadi buruk di masyarakat. Ada pula yang memberikan pujian karena mereka segera bertindak dengan tegas dalam mengusut hal ini dan memberikan sanksi yang tegas. Ada yang mengatakan jika hal ini harus diselesaikan dengan segera dan banyak pula yang ingin polisi ini segera dicabut jabatannya sehingga memberikan efek jera kepada mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *