Thursday, August 16, 2018
Home > Seks Sehat > Efek Samping Aneh Saat Anda Terlalu Intens Dalam Bercinta

Efek Samping Aneh Saat Anda Terlalu Intens Dalam Bercinta

Seks

Bercinta merupakan kebutuhan biologis tiap orang. Tak hanya memberi kenikmatan dan memperdalam hubungan intim pasangan, bercinta pun memiliki efek samping yang terbilang aneh. Bahkan, beberapa di antaranya tidak ada hubungannya sama sekali dengan seks itu sendiri. Efek samping ini perlu diketahui supaya Anda dan pasangan dapat melakukan hubungan seks sehat dengan memperhatikan segala jenis keuntungan dan resikonya. Terlebih bercinta merupakan kebutuhan biologis tiap orang. Tapi ingat bercinta tak melulu soal kebutuhan biologis, bercinta juga berhubungan langsung dengan efek samping yang dibicarakan di atas.

Efek samping ini terjadi akibat dari intensitas bercinta tiap pasangan. Jika berbicara soal intensitas bercinta tentu saja tiap pasangan berbeda-beda. Hal ini tergantung dari kebutuhan kedua belah pihak itu sendiri karena ini merupakan keputusan yang bisa dinilai secara subjektif dilihat dari masing-masing pasangan. Sebenarnya intensitas bercinta tak akan menimbulkan efek samping jika dilakukan dengan intensitas yang wajar. Tapi jika intensitas bercinta dilakukan terlalu rutin, maka efek samping ini akan timbul. Lalu, apa saja efek samping yang akan timbul? Simak penjabarannya di bawah ini:

1. Mampu Meningkatkan Ketajaman Indra Penciuman
Saat Anda mencapai orgasme, tubuh akan melepaskan hormone yang disebut dengan prolactin. Pelepasan prolactin ini memicu sel punca di otak untuk mengembangkan neuron baru di bagian lain otak yang berfungsi mengendalikan indera penciuman. Peletian yang telah diterbitkan dalam jurnal Biological Psychological, menyatakan bahwa hormone prolactin meningkat sampai 400 persen lebih besar usai bercinta dibandingkan masturbasi. Hal ini dapat membantu meningkatkan ketajaman penciuman. Untuk itu Anda tak perlu heran apabila merasa penciuman hidung lebih menajam alias lebih peka mencium sesuatu.

2. Merasa Sedih Usai Bercinta (Post-Sex Blues)
Mungkin beberapa orang akan mengalami berbagai emosi usai melakukan hubungan seksual, misalnya saja perasaan gembira berlebihan, rileks, atau bahkan mengantuk usai bercinta. Efek-efek tersebut sangat wajar dirasakan. Akan tetapi beberapa wanita akan mengalami post-sex blues. Maksud dari istilah tersebut berdasarkan penelitian dalam Sexual Medicine menyatakan, bahwa Postcoital dysphoria (PCD) merupakan nama lain untuk disfungsi seksual wanita.
Perasaan ini akan timbul dengan tanda seperti berurainya air mata, depresi, rasa melankolis, kecemasan, atau perilaku agresif lain usai berhubungan seksual. Para peneliti meminta 230 wanita untuk ikut serta dalam survei online, dan hasil dari survei tersebut cukup mengejutkan karena 46% dari wanita tersebut mengaku pernah mengalami gejala PCD paling tidak satu kali dalam hidup mereka usai melakukan hubungan seksual.

3 Hilang Ingatan
Hilang Ingatan pun bisa menimbulkan efek amnesia sementara. Dalam Journal of Emergency Medicine melaporkan bahwa seorang wanita datang ke rumah sakit di Georgetown University, dia mengaku bahwa dirinya tidak dapat mengingat aktivitas dalam 24 jam terakhir. Tapi anehnya, dia ingat bahwa hilang ingatan tersebut muncul usai dirinya melakukan hubungan seksual dengan suaminya.
Kondisi seperti ini sangat jarang terjadi. Hanya berpengaruh pada 3 sampai 5 orang di antara 100 orang tiap tahunnya. Aktivitas seksual maupun aktivitas lain umumnya bisa menimbulkan hal seperti ini meski peneliti belum bisa menemukan penyebab yang sesungguhnya. Untung saja, ingatan tersebut akan segera kembali dalam beberapa jam setelahnya.
Itulah sejumlah efek samping unik dan terbilang aneh yang dapat ditimbulkan usai bercinta. Mungkin nanti sebaiknya tidak terlalu intens dalam bercinta dan tidak terlalu keras. Dengan begitu, Anda dan pasangan dapat menghindari efek samping di atas. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *