Sunday, July 22, 2018
Home > Seks Sehat > Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Mencukur Rambut Kemaluan

Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Mencukur Rambut Kemaluan

Rambut Kemaluan

Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Mencukur Rambut Kemaluan

Salah satu yang rutin dilakukan oleh para wanita untuk menjaga kesehatan organ intimnya adalah dengan mencukur rambut kemaluan. Tak jarang pula beberapa di antara mereka merogoh kocek cukup dalam untuk melakukan waxing di klinik kecantikan. Tapi tidak sedikit pula yang melakukannya secara manual dengan cara memanfaatkan pencukur rambut.
Bila Anda salah satu wanita yang mencukur rambut kemaluan dengan pencukur rambut, alangkah baiknya memperhatikan sejumlah hal di bawah ini:

Tidak Berbagi Pisau Cukur
Bila Anda menggunakan pencukur rambut yang juga digunakan oleh orang lain, besar kemungkinan Anda akan terkena infeksi bakteri. Tak hanya itu, mencukur rambut kemaluan sampai tipis dan pendek pun memiliki resiko yang cukup riskan, sehingga Anda harus berhati-hati dalam menggunakannya. Kehati-hatian ini sangat dibutuhkan karena mengingat organ intim merupakan organ vital yang cukup riskan terkena infeksi maupun bakteri.

Ganti Pisau Cukur Secara Rutin
Area Genital merupakan bagian tubuh yang cukup sensitif sehingga Anda harus sering mengganti alat pisau cukur baru. Atau bila perlu, gunakan saja pisau cukur yang memang diperuntukkan untuk mencukur rambut kemaluan, bukan untuk mencukur kaki atau pun ketiak. Dengan begitu resiko buruk yang mungkin akan terjadi bisa berkurang.

Cukurlah Searah Dengan Tumbuh Rambut
Saat Anda mencukur bulu kaki, biasanya dimulai dari bagian bawah ke bagian atas. Namun jangan terapkan hal ini saat mencukur rambut kemaluan. Saat mencukur rambut kemaluan sebaiknya searah dengan tumbuhnya bulu. Dengan begitu resiko iritasi dan lecet pada area organ intim akan berkurang. Selain itu, Anda pun harus melakukannya dengan hati-hati. Jangan sampai pencukuran yang Anda lakukan malah menyebabkan infeksi pada organ intim.

Saat Periode Menstruasi
Saat menstruasi merupakan waktu yang lebih riskan untuk melakukan pencukuran bulu organ intim. Untuk itu lebih baik tidak melakukannya jika tengah menstruasi. Sebenarnya, hal ini tidak berbahaya untuk dilakukan dan tidak ada bedanya dengan mencukur bulu organ intim saat tidak menstruasi, hanya saja suasana hati saat menstruasi terbilang lebih peka dan sensitif. Hal ini membuat Anda akan merasakan sakit yang lebih saat mencukur rambut organ intim di kala menstruasi

Bila Rambut Kemaluan Tidak Tebal
Bila Anda memiliki rambut kemaluan yang terbilang sedikit, maka ada baiknya diketahui terlebih dulu risiko yang mungkin terjadi saat melakukan pencukuran. Biasanya, yang memiliki rambut kemaluan sedikit akan mengalami perubahan warna pigmentasi rambut kemaluan menjadi lebih gelap. Untuk itu pelajari dulu risiko apa saja yang mungkin terjadi, bila perlu konsultasikan ke dokter kecantikan.

Cukur Rambut Menggunakan Gunting
Ada banyak cara untuk mennghilangkan rambut kemaluan, mulai dari mencukur secara manual, waxing sampai mencukurnya dengan gunting. Saat melakukan pencukuran menggunakan gunting, pastikan pencahayaan di sekeliling Anda cukup terang. Hal ini dilakukan supaya kulit organ intim Anda tidak terlula saat mencukur. Terlebih sudah banyak wanita yang mengaku terluka saat melakukan hal ini karena pencahayaan yang kurang dan sulit melihat ke arah kaca.

Apabila Anda mengalami luka akibat penggunaan pisau cukur, maka segera olesi daerah intim dengan krim yang mengandung hidrokortison. Cara lainnya adalah berendam dengan sabun di air hangat.
Mungkin itulah beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat akan melakukan pencukuran rambut kemaluan. Kehati-hatian tentu diperlukan supaya Anda tidak melukai organ intim Anda. Selain itu, jangan dilakukan terlalu rutin supaya tidak terjadi iritasi. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *