Wednesday, September 18, 2019
Home > Berita Hot > Eman El-Deeb, Wanita Mesir yang Meninggalkan Negaranya Karena Rambut Ikalnya

Eman El-Deeb, Wanita Mesir yang Meninggalkan Negaranya Karena Rambut Ikalnya

Eman El-Deeb

Biasanya seseorang akan meninggalkan negaranya karena pekerjaan, menempuh pendidikan maupun menikah dan ikut pasangan tinggal di negara lain. Namun wanita cantik yang berasal dari Mesir yaitu Eman El-Deeb justru memilih untuk meninggalkan Mesir di tahun 2016 bukan karena semua urusan tersebut melainkan dia memilih untuk pergi karena rambutnya yang keriting. Dia selalu mendapatkan ledekan bahkan sejak masa kecilnya.

Eman El-Deeb Selalu Diledek Karena Rambutnya Sejak Kecil di Mesir
Perempuan berusia 26 tahun asal Mesir yaitu Eman El-Deeb memutuskan untuk meninggalkan Mesir karena rambutnya yang keriting. Padahal rambut keritingnya ini sangat disukai di Spanyol yang merupakan tempat tinggalnya saat ini pasca meninggalkan Mesir. Bahkan rambut itu sangat dikagumi di negeri matador tersebut. Namun di negeri tempat asalnya yaitu Mesir, rambutnya dianggap kutukan. Ini karena banyak sekali wanita asli sana yang selalu meniru kecantikan di Eropa sebagai standar mereka yaitu memiliki rambut lurus. Dia pun sedih karena harus meninggalkan Mesir. Bahkan menurutnya, dia tidak pernah sama sekali membayangkan akan meninggalkan Mesir. Namun dirinya merasa begitu lelah dengan segala macam perkataan mengenai rambutnya disana sehingga ada momen dimana dia berpikir ingin tinggal di negara dimana tidak ada masyarakat yang akan terganggu dengan penampilannya. Eman selalu mengatakan bahwa dia selalu diledek oleh banyak kenalannya bahkan orang asing sekalipun selama masih tinggal di Mesir. Dia pernah bekerja di bank dan selama dua bulan yang pertama, seseorang yang berasal dari divisi SDM mendatanginya.

Dia selalu meminta Eman untuk meluruskan rambutnya setiap hari. Meskipun keputusannya mungkin sedikit ekstrem karena harus pindah hanya urusan rambut, namun sebagian perempuan yang tinggal di Mesir pasti akan memahami perasaannya. Mayoritas wanita di Mesir memiliki rambut keriting yang alami dan mereka sudah dipaksa untuk kemudian meluruskan rambut itu sejak usia dini untuk mengikuti standar kecantikan yang ada disana. Ketika ada sebuah komunitas di Facebook diluncurkan pada tahun 2016, responnya begitu besar karena ini bertujuan membantu wanita bisa merawat rambut mereka dengan alami dan grup bernama Hair Addict ini memiliki 105.000 anggota.

Bukan Hanya Eman El-Deeb yang Pernah Mengalami Hal Buruk Karena Rambut Ikalnya
Bahkan lebih dari 95% bukan hanya anggota aktif saja melainkan mereka juga ikut berinteraksi. Yang membuat grup ini adalah Doaa Gawish yang juga pernah menderita karena rambutnya yang keriting. Doaa pun juga mengatakan sejak kecil, dirinya selalu diledek sehingga dia pun meluruskannya. Tetapi Doaa yang bekerja sebagai teknisi di Amerika juga tahu bahwa hal yang dilakukannya ini sangat berbahaya sehingga dia mencoba untuk mencari tahu cara mengurangi efek dari seringnya melakukan pelurusan rambut. Dia mengumpulkan begitu banyak informasi yang sangat berguna.

Dia pun membagikannya untuk orang lain sehingga bermanfaat. Akhirnya grup Hair Addict ini seperti sebuah sekte baru tempat bagi banyak orang berkumpulkan untuk mengetahui dan berbagi mengenai banyak cara untuk merawat rambutnya. Akhirnya terdapat tantangan untuk bebas dari catokan sejak Juli tahun 2016. Noran Amr yang berusia 32 tahun juga mencoba untuk berhenti mencatok rambut selama 1 tahun dan mencoba untuk menghadiri resepsi pernikahan dengan rambut keritingnya. Noran mendapatkan respon yaang sangat positif dari berbagai orang dan mereka memuji rambutnya.

Kini di Mesir, banyak orang sudah menyadari hal ini bahkan terdapat budaya rambut ikal alami. Bahkan Eman El-Deeb pun juga menyadari perubahan ini di Mesir dan ketika berkunjung setelah satu tahun meninggalkan negaranya, dia naik taksi dan pengemudi taksi itu pun memuji rambutnya yang cantik. Pada awalnya, dia mengira itu merupakan sebuah komentar yang sarkastik namun kemudian dia sadar bahwa supir itu memuji rambutnya dengan tulus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *