Saturday, August 24, 2019
Home > Berita Hot > KPK Tangkap Tersangka Korupsi Lampu Jalan Sulbar

KPK Tangkap Tersangka Korupsi Lampu Jalan Sulbar

Berita Indonesia

Kejati Sulawesi Selatan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menuntaskan persoalan kasus dugaan korupsi pengadaan lampu jalan dengan tenaga Surya di 144 Desa di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Kepala kejaksaan tertinggi, yakni Tarmizi mengatakan bahwa pihaknya melalukan koordinasi dengan lembaga anti rasuah tersebut mengenai apakah pelu seluruh kepala desa diperiksa untuk mengumpulkan berkas terkait lampu jalan tersebut.

Saat ditemui oleh media di Masjid halaman kantor Kejati Sulawesi ba’da shalat jum’at, Tarmizi mengatakan bahwa selain jumlah kepala desa yang banyak, jarak yang cukup jauh antara kepala desa yang satu dengan yang lain juga menjadi faktor yang diminta agar dipertimbangkan oleh KPK karena factor tersebut merupakan hal yang menghambat terjadinya pemeriksaan.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sulsel, yakni Fentje E. Loway menegaskan bahwa saat ini berkas kedua tersangka terkait kasus korupsi pengadaan lampu jalan tenaga Surya di 144 Desa di Kabupaten Polewali Mandar, sementara sedang diperiksa oleh tim jaksa peneliti kenjati Sulawesi Selatan. Fentje menuturkan bahwa saat ini lampu khusus jalan itu sudah bertahap satu persatu berkasnya.

Kedua Tersangka Kasus Korupsi Lampu Jalan Sulbar

Telah diketahui bahwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lampu jalan di Sulbar, Penyidik Sulawesi Selatan (Kejai Sulsel) telah mentapkan dua orang terciduk. Kedua tersangka tersebut masing-masing kepala BPMD di Pemerintahan Sulawesi Barat (Sulbar) Andi Baharuddin dan Haeruddin, Direktur CV. Binaga yang merupakan kontribusi dari distributor PT. Avecode Internasional atau bertindak selaku remanan yang ada dalam proyek lampu jalan tersebut.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati, Sulawesi Selatan yakni Salahuddin menerangkan bahwa keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan atas dasar surat perintah penyidikkan Kepala Jaksa Tinggi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat dengan nomor PRINT 231/R.4/Fd.1/05/2018 pada tanggal 31 Mei 2018 silam. Andi Baharuddin mengarahkan Kepala Desa untuk memembeli lampu jalan kepada CV.

Binanga Memberi Fasilitas Lampu Jalan

Binanga memfasilitasi pembayaran lampu jalan di Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat kabupaten Polman. Sementara itu Haeruddin berperan dalam melakukan penjualan lampu jalan tenaga surya di seluruh desa di Kabupaten Polman pada tahun 2006 serta 2017. Perusahaan yang dipakai Haeruddin adalah CV. Binanga ternyata tidak memiliki kualifiasi teknis ketenagalistrikan sebagaimana diatur Pemraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 35 Tahun 2011.

Kedua Tersangka Masih Ditahan di Lapas

Salahuddin berujar bahwa kedua tersangka tersebut saat ini masih ditahan Lapas klas 1 Makassar untuk menunggu rampungnya penyidikan. Dari hasil penyidikan yang telah dilakukan tim penyidik, mereka menemukan adanya dugaan kemahalan penawaran dalam proyek pengadaan lampu jalan tersebut sebesar Rp2.550.000,00 perunit. Sehingga pada tahun 2016 ada 720 pembelian lampu jalan.

Kerugian Negara yang mungkin terjadi jika mengacu pada harga penawaran tadi 2017 dengan pembelian sebanyak 715 unit lampu jalan yang akan dipasang, potensi kerugian yang bisa didapat mencapai Rp1.823.250.000,00. Hal tersebut jika dilihat dari aspek penawaran. Sementara itu, dari aspek keuntungan yang sangat wajar berdasarkan pasal 66 ayat 8 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintahan.

Yakni keuntungan dan biaya overhead yang cukup wajar maksimal 15 persen saja. Namun jika ditinjau dari aspek harga pembanding yang mana didapatkan harga pembanding ersebut didapatkan dari sinar dunia elektro Surabaya untuk paket lampu jalan dengan spesifikasi yang mirip dengan paket lampu jalan yang disediakan oleh CV Binanga dengan kisaran harga Rp11.000.000,00.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *