Sunday, December 8, 2019
Home > Berita Hot > Lawan Arus, Bosch Terus Fokus Kembangkan Elektrifikasi Otomotif!

Lawan Arus, Bosch Terus Fokus Kembangkan Elektrifikasi Otomotif!

Bosch yang merupakan salah satu perusahaan teknologi terbesar Jerman ikut berpartisipasi dalam helatan otomotif GIIAS 2019. Dalam peragaan mereka di acara tersebut, perusahaan satu ini memperlihatkan berbagai teknologi yang sudah mereka kembangkan untuk membangun teknologi otomotif yang jauh lebih baik dan lebih ramah lingkungan di masa depan.

Bisa ditebak, perusahaan satu ini cenderung mengarahkan para konsumen untuk lebih berminat menggunakan kendaraan berteknologi listrik. Pasalnya teknologi listik seperti ini sudah terbukti memiliki emisi yang jauh lebih aman bagi alam dan tidak bergantung pada sumber daya alam yang berpotensi habis di masa mendatang.

Tentu saja hal ini disambut positif oleh panitian GIIAS 2019 yang memiliki visi sama. Terlebih beberapa presentasi yang diperlihatkan oleh Bosch memang berhasil menggugah minta para pengunjung untuk menggunakan kendaraan yang telak menerapkan teknoloi elektrifikasi seperti ini. Meskipun melawan arus, tak ada yang bisa menyangkal kalau dunia otomotif suatu saat nanti akan beralih ke dalam teknologi elektrifikasi ini.

 

Bosch Klaim Punya Rencana Yang Sitematis dan Terintegrasi Terkait Elektrifikasi Otomotif

Saat diwawancarai, Managing Director Bosch Indonesia Andrew Powell mengatakan bahwa pihaknya telah memiliki rencana yang benar benar matang dan terintegrasi dalam memajkan teknologi eletrifikasi otomotif ini. Bahkan dia menyebut kalau saat ini Bosch tengah menyiapkan dana sebesar 400 juta euro dalam setiap tahunnya demi mewujudkan proyek powertrain yang sedang mereka kembangkan.

Powertrain Bosch ini sendiri merupakan komponen yang telah digunakan oleh lebih dari 500 ribu kendaraan yang ada di dunia saat ini. Tak heran jika kemudian mereka menyebutnya sebagai rencana yang terintegrasi. Pasalnya dana yang tengah mereka siapkan ini nantinya akan digunakan untuk memfasilitasi berbagai macam permasalahan yang masih ada dalam penggunaan powertrain ini.  

Tujuannya tentu saja agar para konsumen merasa lebih baik dalam menggunakannya. Bosch mengungkapkan kalau di dalam perusahaannya, mereka telah mencapai berbagai kemajuan yang siginifikan dalam pengembangan elektrifikasi otomotif ini. Domain utama yang mereka ingin kembangkan adalah elektrifikasi yang dikombinasikan dnegan konektivitas dan automasi.

 

Indonesia Jadi Salah Satu Target Utama

Sebagai salah satu negara yang memiliki populasi terbesar dan perekonomian terbaik saat ini, Indonesia juga menjadi target utama Bosch dalam mengembangkan dan memasrkan produknya ini. Hanya saja diperlukan kegigihan yang luar biasa karena Indonesia ini masih berada pada sesi awal elektromobilitas dimana kesadaran akan lingkungan masih sangat rendah.

Tidak hanya lingkungan saja, Bosch juga menilai kalau kesadaran masyakarat Indonesia terhadap penggunaan kendaraan berteknologi listrik masih perlu diperbaiki. Tapi beruntungnya, rencana Bosch ini didukung denganbaik oleh pemerintah. Pemerintah sendiri berharap kalau penggunaan kendaraan berteknologi listrik di Indonesia ini bisa mencapai 20 persen dari seluruh kendaraan yang ada di negeri ini.

Target 20 persen ini rencananya akan dicapai pada tahun 2025 mendatang. Menanggapi hal ini Bosch berkomitmen kalau mereka siap membantu dan bekerja sama dengan pemerintah dalam negeri. Hal ini bertujuan untuk memajukan kesadaran berkendara dengan kendaraan listrik yang jauh lebih efektif dan efisien, dibandingan kendaraan yang masih menggunakan BBM.

Mengenai kelemahan pengerema kendaraan listrik yang anti emisi karbon, Bosch mengungkap kalau mereka sudah menemukan solusi terbaik. Mereka akan menggunakan sistem pengereman yang regeneratif yang sama sekali tidak mengeluarkan emisi karbon dan jauh lebih aman bagi udara. Bahkan penelitian dari Badan Lingkungan Jerman mengungkap kalau sistem pengereman satu ini akan sangat membantu menurunkan taraf polusi dari emisi karbon yang disebabkan oleh rem kendaraan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *