Saturday, August 24, 2019
Home > Seks Sehat > 5 Pertanyaan yang Sering Dicari di Internet Tentang Seks

5 Pertanyaan yang Sering Dicari di Internet Tentang Seks

Seks

Membahas masalah seks secara umum di Indonesia memang masih dianggap tabu. Hal ini membuat topik seks menjadi hal yang tak banyak diketahui secara mendalam. Tidak heran banyak sekali pertanyaan yang bersarang di kepala banyak orang seputar seks. Dikarenakan topik ini dianggap masih tabu membuat sebagian orang tidak tahu harus bertanya pada siapa, atau bahkan mereka merasa malu saat akan bertanya. Padahal maksudnya hanyalah rasa penasaran yang tidak berlandaskan hal apapun.
Hingga akhirnya, keputusan terakhir yang diambil banyak orang adalah mencari jawabannya di internet atau dengan kata lain dengan bertanya pada Google. Lalu, apa saja pertanyaan yang sering ditanyakan tentang seks? Ternyata, ada lima pertanyaan seks yang sering dicari di mesin pencarian Google.

Apakah Kecanduan Seks Memang Benar Adanya?
Salah satu pertanyaan yang banyak ditanyakan adalah soal kecanduan seks. Lalu bagaimana jawabannya? Sebenarnya kecanduan seks jika diliat secara teknis tidak ada, tapi banyak dari masyarat percaya bahwa kecanduan seks benar adanya. Seperti yang diungkapkan oleh Mark Griffiths, Ph.D, “Saat kita membicarakan soal kecanduan seks, maka kita akan berbicara juga soal penyakit otak. Seks ini tidak jauh beda dengan narkoba untuk mereka yang mengaku bahwa dirinya kecanduan.”

Apakah Arti Dari Kardio Seks?
Sebenarnya seperti yang telah dilansir oleh FitDay, tubuh akan mengalami beragam efek saat berhubungan seks sebagai olahraga, tidak terkecuali peningkatan detak jantung dan metabolisme. Ditambah lagi adanya pembakaran kalori dan penguatan otot tubuh. Bahkan dikutif dari CNN, seks yang berlangsung sekitar enam menit saja dapat menghilangkan 21 kalori dalam tubuh. Hal ini membuat seks tidak jauh berbeda dengan melakukan olahraga.

Apa Ada Kaitannya Antara Seks Dengan Genetik?
Sebelumnya telah dilakukan sebuah penilitian pada tahun 2004 yang menyatakan bahwa terdapat hbuungan antara variasi gen DRD4 dengan dorongan seks yang rendah. Apa itu DRD4? DRD4 merupakan gen yang punya pengaruh terdapat dopamine di otak. Tapi masih ada sebagian ahli yang masih belum setuju akan hasil penelitian tersebut, karena menurut mereka dorongan seks dapat dipengaruh oleh faktor lain, yaitu motivasi bukan gen.

Apakah Tidak Apa-Apa Apabila Seks Berbau?
Merupakan hal yang wajar untuk mencium aroma tubuh pasangan saat bercinta. Hal ini dinamakan dengan aroma pasca-koitus. Seperti yang dilansir dari Women’s Health.com, Sara Gottfried, M.D mengungkapkan bahwa bau yang timbul saat bercinta disebabkan oleh pH tinggi dalam semen yang memenuhi pH rendah yang akan ditemukan di vagina. Hal ini bisa ditarik kesimpulan, jika bau dalam seks itu merupakan hal yang wajar dalam seks.

Apakah Saat Emosi Tidak Apa-Apa Melakukan Seks?
Hal ini tidak bisa dijawab secara gamblang boleh atau tidaknya karena jawabannya lebih bersifat subjektif. Tidak semua orang dapat menikmati seks secara menyeluruh saat dirinya dalam keadaan emosi yang tidak stabil, tapi ada juga beberapa orang yang mengakhiri pertengkaran mereka dengan bercinta. Meski demikan, sebuah penilitian telah dilakukan bahwa seks bisa menstimulasi otak saat emosi. Cara kerjanya tidak jauh dengan efek ganja yang dapat meredakan ketegangan dan kecemasan.
Pertanyaan seputar seks memang masih dianggap tabu untuk diungkapkan secara umum di Indonesia, tidak heran bila banyak orang yang mencari seputar seks di internet. Untuk itu, bagi Anda yang penasaran dengan beberapa pertanyaan di atas, itulah jawabannya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *