Sunday, December 8, 2019
Home > Seks Sehat > Mengenal Alergi Sperma dan Solusi Mudah Mengatasinya

Mengenal Alergi Sperma dan Solusi Mudah Mengatasinya

Di dunia ini ada banyak sekali jenis alergi yang dimiliki oleh manusia. Dari mulai alergi yang sifatnya umum seperti terhadap makanan atau minuman, hingga alergi yang terbilang aneh seperti misalnya alergi sperma. Pernahkah Anda mendengar istilah satu ini? Alergi sperma ini merupakan salah satu jenis alergi yang paling langka di dunia.

Di Indonesia sendiri ada beberapa kasus yang pernah terjadi mengenai alergi sperma ini. Dalam bahasa kedokteran, alergi satu ini dikenal dengan istilah seminal plasma hypersensitive (HSP). Reaksi alergi satu ini hanya bisa muncul terhadap kandungan protein tertentu yang berasal dari sperma. Meskipun terdengar aneh, alergi satu ini benar-benar ada.

Sebenarnya setiap alergi disebabkan oleh banyak aspek. Salah satunya adalah dari segi makanan dan obat-obatan. Dan seringkali alergi sperma juga dipicu oleh hal ini. Dalam beberapa contoh kasus, ada wanita yang alergi terhadap kacang kemudian merasa alergi terhadap sperma pasangannya karena memakan kacang sebelum berhubungan intim.

 

Penderita Alergi Seminal Plasma Hypersensitive (HSP) Sangat Jarang Ditemukan

Seminal Plasma Hypersensitive (HSP) atau alergi sperma memang sangat jarang terjadi. Dari berbagai sumber diketahui bahwa hanya ada 40 ribu wanita Amerika Serikat yang menderita alergi satu ini dari seluruh populasi yang ada. Akan tetapi para ahli berpendapat kalau data ini sangat tidak akurat dan masih ada banyak kasus yang tidak terungkap mengingat penelitian terhadapnya masih sangat minim.

Perlu Anda tahu, alergi sperma ini memberikan dampak yang sama dengan jenis alergi lain yang mungkin Anda miliki. Penderitanya kebanyakan akan mengalami ruam yang disertai sensasi kulit terbakar, bengkak, rasa sakit pada bagian tertentu, atau bahkan gatal tiada henti tanpa alasan yang jelas. Ada juga penderita lain yang malah merasakan gejala flu saat mengalami alergi satu ini.

Biasanya bagian vulva merupakan bagian paling sensitif pada wanita. Bagian satu ini merupakan organ yang paling beresiko untuk terkena alergi. Tapi hal inipun tidak mutlak mengingat ada juga beberapa kasus alergi sperma yang terjadi pada bagian anus, dada, tangan, dan bahkan mulut. Untuk momentum kejadiannya, alergi satu ini biasanya muncul paling cepat pada jarak 30 menit setelah berhubungan dan paling telat 1 jam.

 

Cara Mudah Untuk Mengatasi Alergi Sperma

Bagi Anda para pria, jangan merasa tenang dulu. Pasalnya ada beberapa kasus yang memperlihatkan kalau alergi sperma ini juga bisa menyerang pria si pemilik sperma. Dalam istilah kesehatan, kondisi ini disebut dengan post-orgasmic illness syndrome (POIS). Tapi ternyata ada beberapa cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk mengantisipasi alergi satu ini.

Salah satu cara terbaik yang bisa Anda lakukan adalah menggunakan kondom pada saat Anda berhubungan seks. Kondom ini bisa menjaga sperma tidak tercecer dan tidak membuat kedua pasangan mendapatkan alergi dari ceceran tersebut. Ini merupakan solusi awal yang sangat mudah dipraktikkan dan tidak membutuhkan biaya besar.

Solusi lain yang bisa Anda lakukan untuk mengantisipasi alergi satu ini adalah dengan desensitiasi. Desensitiasi adalah proses pembangunan toleransi dimana penderita alergi diberikan sentuhan secara perlahan dengan sperma tersebut. Meskipun tidak sukses 100%, cara ini berhasil pada beberapa kasus dan sangat direkomendasikan untuk Anda coba.

Terakhir jika Anda merasa kedua hal tersebut tidak sesuai dengan keinginan, Anda bisa mengkonsumsi obat antihistamin sebelum Anda bersama pasangan melakukan hubungan intim. Obat satu ini terbukti ampuh untuk mengurangi gejala alergi. Jika alergi masih berlanjut, lakukanlah konsultasi kepada dokter ahli agar mendapatkan solusi yang paling tepat dengan kondisi kesehatan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *