Saturday, May 25, 2019
Home > Uncategorized > Selamatkan Bumi dengan Bijak Menggunakan Plastik

Selamatkan Bumi dengan Bijak Menggunakan Plastik

berita harian

Peringatan Hari Bumi Internasional yang jatuh pada hari Senin (22/4/2019) memberikan banyak hal penting yang harus perhatikan tentang kelangsungan dan kelestarian bumi tempat kita tinggal ini.  Saat ini kerusakan bumi sudah masuk tahap yang mengkhawatirkan yang sebagian besar diakibatkan oleh ulah manusia itu sendiri. Maka dari itu, harus ada tindakan nyata untuk bisa menyelamatkan bumi kita tercinta ini dari kerusakan yang semakin parah.

Salah satu penyumbang kerusakan bumi yang paling besar adalah limbah plastik karena membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk bisa menguraikannya. Inilah mengapa penanganan limbah plastik ini harus mendapatkan perhatian lebih agar bumi kita ini tidak semakin menderita. Salah satu cara mengatasi dan mengurangi limbah plastik adalah dengan bijak saat dalam menggunakannya.

Dampak dan Bahaya Limbah Plastik untuk Kelestarian Lingkungan

Penggunaan plastik yang berlebihan ternyata membawa dampak buruk untuk lingkungan. Hal ini karena plastik membutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa diuraikan sehingga bisa mencemari tanah, air, laut bahkan udara. Apabila hal tersebut terus dilakukan, maka kerusakan lingkungan akan semakin parah yang pastinya akan mengancam keberlangsungan makhluk hidup di bumi termasuk manusia.

Selain itu, fakta bahwa kantong plastik terbuat dari penyulingan gas dan minya yang disebut ethylene. Seperti yang kita ketahui, minyak, gas, dan batu bara mentah merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Semakin banyak penggunaan plastik berarti semakin cepat pula menghabiskan sumber daya alam tersebut dan itu akan berpengaruh terhadap kehidupan manusia kedepannya.

Membakar Sampah Plastik Bukan Solusi Mengatasi Pencemaran Lingkungan

Kebiasaan masyarakat yang membakar limbah plastik dengan tujuan mengurangi pencemaran lingkungan harus segera dihentikan. Walaupun volume sampah berkurang saat sudah dibakar, akan tetapi cara ini justru menimbulkan masalah baru untuk lingkungan dan kesehatan. Menurut Direktur Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia, Dr Emil Budianto, sampah plastik yang menggunung menyimpan kandungan karbon dan hydrogen.

Zat tersebut jika dibiarkan akan berkumpul dengan zat lain seperti klorida yang ditemukan pada sisa makanan. Saat disulut api, campuran zat-zat tersebut akan melepaskan zat dioksin dan furan yang berbahaya bagi manusia. Paparan zat dioksin apabila dihirup manusia dalam jangka panjang bisa memicu pertumbuhan sel kanker yang pastinya dapat mengancam nyawa manusia.

Cara Bijak Menggunakan Plastik

Salah satu menyelamatkan lingkungan dari ancaman limbah plastik adalah dengan bijak menggunakan plastik dalam kehidupan sehari-hari karena bagaimana pun akan sangat sulit melepaskan plastik dari kehidupan manusia. Maka dari itu cara menanganinya adalah dengan sebijak mungkin dalam penggunaannya demi menjaga keberlangsungan nasib bumi ini kedepannya.

Salah satu cara bisa kita lakukan agar lebih bijak menggunakan plastik adalah dimulai dengan belajar memilah sampah dengan benar. Kita harus bisa memisahkan sampah berdasarkan materialnya seperti sambah plastik, sampah organik, sampah kertas, sampah kaca dan sampah logam. Hal ini untuk memudahkan kita dalam pengolahan sampah sehingga tidak berdampak buruk terhadap lingkungan.

Setelah bisa memilah-milah sampah berdasarkan jenis, selanjutnya kita belajar untuk mendaur ulang sampah yang masih bisa digunakan kembali. Sampah jenis organik bisa dimanfaatkan untuk membuat pupuk kompos. Sedangkan untuk sampah non organik bisa dimanfaatkan untuk membuat barang reuse seperti kerajinan tanggan. Selain bisa mengurangi limbah plastik, kegiatan daur ulang seperti ini menaikkan nilai sampah menjadi barang yang lebih berguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *